Pangeran Mohammed bin Salman sikapi korupsi di saudi ARABIA - Tobaku

Latest

Selasa, 07 November 2017

Pangeran Mohammed bin Salman sikapi korupsi di saudi ARABIA

Pemerintah Saudi segera melakukan perombakan, terkait Penangkapan terhadap 10 pangeran dan puluhan mantan menteri di Arab Saudi pada Sabtu (4/11) terus berbuntut panjang.Pemerintah Saudi segera melakukan perombakan di jajaran Garda Nasional Saudi yang merupakan pasukan keamanan internal elit di kerajaan tersebut. 
Jajaran petinggi militer di Angkatan Laut Saudi juga dirombak besar-besaran. Beberapa petinggi militer pun dipecat. 
Berbagai perkembangan terbaru itu mengguncang kondisi politik di Saudi yang selama ini tampaknya tenang dan tanpa konflik. Penangkapan besar-besaran terkait kasus korupsi itu jelas menjadi langkah besar yang diambil Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.
Langkah ini akan semakin menguatkan pengaruhnya di kerajaan tersebut. 
Televisi Al Arabiya melaporkan, ada 10 pangeran dan puluhan mantan menteri di Saudi yang ditangkap. Berita penangkapan itu muncul setelah komisi anti-korupsi yang dipimpin Pangeran Mohammed dibentuk dengan dekrit kerajaan. 
Komisi itu menjadi alat yang sangat kuat dan efektif bagi Pangeran Mohammed untuk membersihkan Saudi dari berbagai praktek korupsi yang selama ini terjadi.

Beberapa pengamat juga menduga komisi itu dapat menjadi instrumen untuk menyingkirkan lawan-lawan politik di kerajaan tersebut. 
Apalagi beberapa nama tersohor turut disebut sebagai salah satu pangeran yang ditangkap. Beberapa nama tersohor itu adalah Pangeran Al-Waleed bin Talal yang merupakan miliarder Saudi. 
“Skala penangkapan ini merupakan sesuatu yang luar biasa dalam sejarah modern Saudi,” papar Kristian Ulrichsen, pakar politik di Baker Institute for Public Policy, Rice University, dikutip Channel News Asia, Minggu (5/11).
“Jika penangkapan Pangeran Al-Waleed bin Talal itu benar maka akan mengirim gelombang kejutan dalam komunitas bisnis domestik dan internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar